Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK, Menteri Olahraga Mengundurkan Diri

oleh -
Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK, Menteri Olahraga Mengundurkan Diri
Under investigation: Imam is accused of taking 26.5 billion rupiah in bribes related to a request to the ministry for a grant proposal by Koni in its 2018 budget.

Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK, Menteri Olahraga Mengundurkan Diri

CAKRAWALA.INFO.COM – JAKARTA: Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan menteri olahraganya telah mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai tersangka suap oleh badan anti-korupsi negara.

Itu adalah menteri kabinet kedua yang terlibat dalam kasus korupsi, pukulan bagi Jokowi presiden pertama Indonesia yang datang dari luar pemerintahan politik atau militer.

Komisi Pemberantasan Korupsi, yang dikenal dengan inisial namanya di Indonesia KPK, menunjuk menteri Imam Nahrawi dan asistennya sebagai tersangka pada hari Rabu.

“Kami akan memutuskan apakah kami akan menggantikannya atau memiliki menteri sementara, tetapi saya diberikan surat pengunduran diri,” kata Jokowi kemarin.

Kasus penyuapan melibatkan dua organisasi – kementerian olahraga dan Komite Olahraga Nasional (Koni).

Imam dituduh menerima 26,5 miliar rupiah dalam suap terkait dengan permintaan kepada kementerian untuk proposal hibah oleh Koni dalam anggaran 2018, kata Alexander Marwata, wakil kepala KPK.

“Uang itu diduga digunakan untuk keperluan pribadinya melalui asisten pribadinya,” tambah Alexander.

Perwakilan komite dituduh memberikan sejumlah uang kepada Imam melalui asistennya pada lima kesempatan.

Perwakilan, bersama dengan tiga staf dari kementerian dan komite, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Imam dalam sebuah penampilan TV pada Rabu malam mendesak orang untuk “menegakkan anggapan tidak bersalah” dan berjanji untuk bekerja sama dengan KPK untuk penyelidikan.

“Saya harap ini bukan sesuatu yang memiliki motif politik dan berada di luar sistem hukum,” katanya.

Kasus ini muncul setelah KPK meluncurkan sengatan pada bulan Desember 2018, menyita 7,4 miliar rupiah

Mantan menteri sosial Jokowi, Idrus Marham, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara pada bulan April oleh pengadilan korupsi khusus karena suap.

Kasus ini juga muncul ketika para aktivis anti-korupsi menyatakan khawatir tentang perubahan yang disetujui minggu ini oleh parlemen dan disahkan oleh presiden bahwa mereka khawatir akan mengurangi efektivitas KPK.

Revisi termasuk memberikan pengawasan dewan eksternal seperti kekuatan untuk mengesahkan apakah KPK dapat melakukan penyadapan.

KPK telah menuntut ratusan politisi, pejabat dan pengusaha sejak pembentukannya pada tahun 2002, menjadi salah satu lembaga paling dihormati di negara ini.

Editor: AzQ
Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK, Menteri Olahraga Mengundurkan Diri

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *