Bonceng Pasangannya Ke Kios Bernyanyi, Pria asal Bulukumba mati dalam Kamar Porstitusi?

oleh -
Bonceng Pasangannya Ke Kios Bernyanyi, Pria asal Bulukumba mati dalam Kamar Porstitusi?

BANTAENG, PETIRNEWS.INFO – Salah satu tempat karoke di kampung Baruga Desa Baruga Kec. Pa’jukukang Kab. Bantaeng Sulsel dihebohkan lelaki asal Kab. Bulukumba yang diduga meninggal dunia di dalam kamar, tempat hiburan rumah bernyanyi di lantai dua pada jumat 6/9/2019.

Di kabarkan bahwa tempat karoke itu beroperasi sudah puluhan tahun dan konon dilengkapi perempuan pelayan laki-laki curang alias hidung belang pendamping para tamu lelaki yang berdatangan ditempat karoke tersebut.

Pemilik rumah atau kios karokean yakni Lebong, kepada Media ini mengatakan, bahwa dia juga kaget mendengar karyawan berteriak dilantai dua, dengan laki laki pinsang, dan saat itu ia panik lari keluar rumah berteriak menyampaikan kesejumlah warga setempat. Kata Lebong.

Peristiwa ini terjadi pada jumat 6/9/2019, berkisar jam18.15 sore hari menjelang petang (sholat) magrib.

“Lebong selaku pemilik tempat karokean itu, ketika diwawancarai, dia nampak gugup bagaikan cacing kepanasan yang keluar dari perut bumi saat memberi informasi berbelit belit, sehingga dicurigai melakukan pembohongan publik dengan berdalih, bahwa pria itu tidak meninggal dalam kamar hanya pinsang. Akunya.

Namun Lebong mengakui, bahwa Almarhum saat datang di rumah karokean miliknya itu, Pria itu mengendarai sepeda motor dan berboncengan dengan seorang wanita, dan sesampainya di tempat ini keduanya telah dipersilahkan masuk kamar lantai dua.

Ketika dihentikan karokean sejenak, karena menjelang magrib, tiba-tiba Almarhum terasa sakit lemas dan langsung pinsang.

“Almarhum tidak meninggal di kamar rumah bernyanyi. Banyak yang menyaksikan kejadian ini, temasuk Kapolsek Pa’jukukang bersama jajarannya dan Kades Baruga.

Ketika itu tidak lama kemudian sejumlah pihak keluarga Almarhum dari Kab. Bulukkumba datang menjemputnya, namun mayat Almarhum kami tidak mengetahui entah di bawa kemana. Kata Lebong.

Selanjutnya Kades Baruga H. Asri dihadapan rekan wartawan dikediamannya minggu 8/9/2019 mengatakan, bahwa ditempat itu sudah punya izin tapu hanya untuk karokean. selain itu jika mereka menjual minuman atau pelayan perempuan pendamping tamu yang datang, itu sudah pelanggaran. kata Kades Baruga.

Ia juga mengatakan, bahww sebenarnya tempat hiburan bernyanyi itu seharusnya ditutup saja, sebab insiden kematian yang terjadi di rumah karoke pada jumat kemarin, adalah merupakan yang sudah kedua kalinya terjadi tempat itu, beberapa tahun lalu. Ungkap Kades Baruga kepada awak Media.

Dalam hal ini Kapolsek Pa’jukukang, AKP Saharuddin SH di hadapan rekan Media di ruang kerjanya pada Senin 9/9/2019, terkait kematian inisial PJ di rumah bernyanyi di kampung Baruga, diduga meninggal dalam kamar rumah karoke lantai dua.

Pernyataan pemilik rumah karoke, Lebong melakukan pembohongan, banyak yang menyaksikan bahwa almarhum meninggal di dalam kamar karoke. Kata Saharuddin.

Almarhum inisial PJ yang berdomisili di Kabupaten Bulukkumba,  diduga meninggal dunia disebabkan serangan jantung, kuat dugaan kelebihan operdosis obat kuat.

Lanjut Kapolsek katakan, bahwa tempat itu sudah beberapa kali digerebek dan pernah ditemukan 200 dos miras, saya tantang pemilik rumah bernyanyi, ditempat itu diduga menjual miras dan beberapa perempuan pendamping tamu lelaki belang.

Kejadian ini yang kedua kalinya mengalami hal yang sama. Namun pihak keluarga Almarhum tidak menginginkan untuk diautopsi atau ditindaklanjuti kerana hukum. mereka mengihklaskan kematian Almarhum.

Dari keterangan Kepala Desa Baruga dan Kapolsek Pa’jukukan yang dihimpun, sangat jauh berbeda dengan keterangan pemilik rumah bernyanyi Lebong. Sehingga patut diduga kuat, telah melakukan pembohongan atas insiden kematian PJ.

(SUPRIADI AWING)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *